antara senja dan notula

aku bingung
hatiku canggung
menulis notula rapat
diatas kepalsuan pemimpinnya

ronggongan ilmuan
sayatan kata-kata
terus saja tertoreh dalam guratan-guratannya



aku bingung
menikmati sentuhan senja dalam notula rapat
yang mengukir guratan palsu tanganku

aku bimbang
menentukan arah
ataupun jalan hidup

apakah harus kukenakan topeng diatas notula rapat yang nyata

sadness
atau haruskah ku pergi bersama senja???

0 komentar:

Posting Komentar